Bandara Heathrow London Ditutup, Jadwal Penerbangan Global Terganggu
London – Bandara Heathrow, salah satu bandara tersibuk di dunia, terpaksa ditutup sementara pada akibat (penyebab, seperti cuaca buruk, gangguan teknis, atau insiden keamanan).
Penutupan ini berdampak luas pada jadwal penerbangan internasional, menyebabkan penundaan dan pembatalan penerbangan di berbagai negara. Ribuan penumpang terdampak dan terpaksa menunggu informasi lebih lanjut dari maskapai masing-masing. Otoritas bandara saat ini tengah berupaya menangani situasi dan memastikan operasional dapat kembali normal secepat mungkin.
Baca juga : Bikin Haru, Momen Warga Binaan Nikmati Buka Puasa Bersama Keluarga di Lapas Binjai
Bandara Heathrow Inggris, pada Jumat (21/3/2025), mengatakan akan ditutup sampai tengah malam (Pukul 8 pagi, pada 22 Maret waktu Singapura).
Penutupan sementara itu dilakukan setelah kebakaran besar di gardu listrik terdekat melenyapkan listrik, sehingga mengganggu jadwal penerbangan di seluruh dunia.
Brigade Pemadam Kebakaran London mengatakan sekitar 70 petugas pemadam kebakaran menangani kebakaran di barat London, yang menyebabkan pemadaman listrik massal di bandara tersibuk di Eropa dan bandara tersibuk kelima di dunia.
Api oranye besar dan gumpalan asap bisa terlihat membumbung ke langit. Sekitar 150 orang dievakuasi dari gedung-gedung terdekat dan ribuan properti tanpa listrik.
Pemadam kebakaran mengatakan penyebab kebakaran itu tidak diketahui. Demikian dilansir media Reuters, Jumat (21/3/2025).
“Untuk menjaga keselamatan penumpang dan kolega kami, Heathrow akan ditutup sampai 11.59pm pada 21 Maret,“ kata Tatiardium Heathrow dalam sebuah posting di X, menambahkan bahwa penumpang disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke bandara.
Menurut situs pelacakan penerbangan FlightRadar24, Setidaknya 120 penerbangan masuk ke Heathrow harus dialihkan ke bandara lain.
Setidaknya 1.351 penerbangan ke dan dari Heathrow akan terpengaruh. 21 Maret, tidak termasuk penerbangan yang mungkin dibatalkan atau ditunda karena pesawat keluar dari posisi.
British Airways sendiri memiliki 341 penerbangan yang dijadwalkan mendarat di Heathrow.
“Ini jelas akan memiliki dampak yang signifikan pada operasi kami dan pelanggan kami, dan kami bekerja secepat mungkin untuk memperbarui mereka pada opsi perjalanan mereka selama 24 jam ke depan dan seterusnya,” katanya.






