Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Awal Januari 2026, Harga Bahan Pokok di Pasar Pangururan Samosir Terpantau Stabil

Awal Januari 2026, Harga Bahan Pokok di Pasar Pangururan Samosir Terpantau Stabil

Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Pangururan, Kabupaten Samosir, terpantau relatif stabil pada Rabu (7/1/2026). Berdasarkan data pemantauan Januari 2026, hanya beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga dibandingkan posisi 30 Desember 2025, sementara sebagian besar lainnya tidak mengalami perubahan.

Dibaca Juga : Rumah Warga di Jalan Nias Pematangsiantar Dilalap Api, Meteran Listrik Diduga Jadi Pemicu

Komoditas yang mengalami penurunan harga tercatat pada telur ayam ras, daging sapi murni, serta sejumlah bahan pangan hortikultura. Harga telur ayam ras turun dari Rp32.000 menjadi Rp29.333 per kilogram atau turun Rp2.667, meski masih mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp30.000 per kilogram.

Harga daging sapi murni juga mengalami penurunan signifikan, dari Rp200.000 menjadi Rp150.000 per kilogram atau turun Rp50.000, meskipun masih berada di atas HET Rp140.000 per kilogram.

Untuk komoditas cabai, harga cabai rawit hijau turun dari Rp90.000 menjadi Rp75.000 per kilogram atau turun Rp15.000. Cabai merah keriting juga mengalami penurunan dari Rp40.000 menjadi Rp28.000 per kilogram, turun Rp12.000 dan berada jauh di bawah HET Rp55.000 per kilogram.

Selain itu, harga bawang putih turun dari Rp38.000 menjadi Rp35.000 per kilogram atau turun Rp3.000. Bawang merah lokal juga mengalami penurunan dari Rp42.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, turun Rp2.000 dan berada di bawah HET Rp41.500 per kilogram.

Sementara itu, sebagian besar bahan pokok lainnya terpantau stabil tanpa perubahan harga. Udang basah ukuran medium tetap di harga Rp100.000 per kilogram. Tepung terigu protein sedang dan rendah masing-masing bertahan di Rp15.000 dan Rp10.000 per kilogram, begitu pula tempe dan tahu mentah yang tetap Rp15.000 dan Rp10.000 per kilogram.

Harga telur ayam kampung masih bertahan di Rp55.000 per kilogram. Susu kental manis Indomilk tetap Rp13.000 per kilogram, susu bubuk Dancow Rp48.000 per kilogram, serta susu balita SGM 1+ (400 gram) tetap Rp45.000 per kemasan.

Komoditas buah dan hasil laut seperti pisang barangan, jeruk lokal, ikan teri peto, dan ikan kembung juga tidak mengalami perubahan harga. Pisang barangan tetap Rp12.000 per kilogram, jeruk lokal Rp15.000 per kilogram, ikan teri peto Rp90.000 per kilogram, dan ikan kembung Rp50.000 per kilogram.

Harga minyak goreng premium masih berada di Rp22.000 per kilogram, sedangkan Minyakita tetap dijual Rp16.000 per kilogram, sedikit di atas HET Rp15.700. Gula pasir juga stabil di harga Rp18.000 per kilogram, meski masih melampaui HET Rp17.500 per kilogram.

Beras premium dan beras medium terpantau stabil masing-masing di Rp15.600 dan Rp14.200 per kilogram, sedikit di atas HET yang ditetapkan pemerintah. Daging ayam kampung tetap Rp85.000 per kilogram, sementara daging ayam broiler bertahan di Rp44.000 per kilogram, lebih tinggi dari HET Rp40.000.

Sementara itu, sejumlah komoditas seperti tepung terigu protein tinggi, minyak goreng curah, kedelai lokal, kedelai eks impor, susu bubuk Indomilk, dan bawang merah impor masih tercatat nol atau tidak tersedia di pasar.

Stabilitas harga ini menunjukkan pasokan bahan pokok di Pasar Percontohan Pangururan masih relatif terjaga pada awal Januari 2026, meski beberapa komoditas strategis masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Samosir, Boyke Situmorang, mengatakan pemantauan rutin dilakukan setiap hari pekan. Tujuannya agar pedagang tidak menaikkan harga.

Dibaca Juga : Pemko Binjai Matangkan Data Kerusakan, Perkuat Koordinasi dengan Pemprovsu Pasca Banjir

Ia juga menjelaskan, jika ada pedagang yang menaikkan harga di atas HET yang ditentukan pemerintah, pihaknya akan memberikan peringatan.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan