Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Anggota Polisi di Asahan Dikejar Warga Usai Tabrak Lari, Berakhir Damai

Anggota Polisi di Asahan Dikejar Warga Usai Tabrak Lari, Berakhir Damai

Sebuah insiden pengemudi mobil Toyota Avanza kabur usai menabrak enam pengendara sepeda motor di Kisaran, Kabupaten Asahan hebohkan warga.

Peristiwa yang terjadi, Jumat (9/1/2026), itu mendadak viral di media sosial setelah terekam video amatir warga dan menyedot perhatian publik. Belakangan, diketahui pengemudi mobil merupakan anggota polisi yang bertugas di Polres Asahan.

Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat sebuah mobil minibus melaju dengan kecepatan tinggi di Jalan M Yamin, Kota Kisaran, usai diduga menabrak dua kendaraan bermotor. Bukannya berhenti dan bertanggung jawab, pengemudi justru tancap gas, memicu kemarahan warga yang kemudian melakukan pengejaran secara spontan.

Aksi kejar-kejaran berlangsung dramatis. Sejumlah warga mengikuti laju kendaraan sambil berteriak meminta mobil berhenti. Kepanikan pun menyelimuti jalanan, terlebih saat mobil terus melaju kencang di jalur padat lalu lintas.

Pelarian pengemudi akhirnya terhenti di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di wilayah Desa Sei Beluru. Terjebak kemacetan, minibus itu tak lagi memiliki ruang untuk meloloskan diri. Warga yang sejak awal mengejar langsung mengerubungi kendaraan dan memaksa pengemudi keluar.

Baca juga : Toyota Sigra Ringsek Usai Tabrakan dengan Truk Kontainer di Jalur Padat Medan–Lubuk Pakam

Situasi sempat memanas. Emosi warga memuncak lantaran kesal dengan aksi tabrak lari tersebut. Beberapa orang nyaris melakukan tindakan main hakim sendiri sebelum akhirnya diketahui bahwa pria di dalam mobil merupakan seorang anggota kepolisian.

Kepala Seksi Humas Polres Asahan, AKP Herli Damanik, dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan anggota polisi yang diketahui berinisial B terlibat kecelakaan telah diamankan dan dimintai keterangan di kesatuannya.

“Benar, telah terjadi kecelakaan tabrak lari. Anggota yang bersangkutan sudah dimintai keterangan. Ia mengaku panik setelah menabrak pengendara lalu dikerubungi dan dikejar oleh warga,” ujar Herli, Sabtu (10/1/2026).

Menurut penjelasan versi polisi, kepanikan menjadi alasan utama pengemudi nekat melarikan diri dari lokasi kejadian. Meski demikian, tindakan tersebut tetap menjadi perhatian serius, karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Pasca kejadian, anggota polisi yang bersangkutan telah menemui para korban kecelakaan. Proses penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan, dengan kedua belah pihak sepakat berdamai.

“Kami pastikan yang bersangkutan telah bertanggung jawab dan mendatangi korban. Permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan oleh yang bersangkutan,” kata Herli.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan