Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Air Terjun Situmurun Keajaiban Alam yang Mengalir Langsung ke Danau Toba

Air Terjun Situmurun Keajaiban Alam yang Mengalir Langsung ke Danau Toba

Tersembunyi di antara luasnya Danau Toba, jauhnya dari hiruk pikuk kota, membuat mata terpana, itulah Air Terjun Situmurun. Dikenal juga dengan nama Binangalom yang penamaannya berasal dari bahasa Batak yaitu binaga berarti sungai dan lom yang artinya air penyejuk. Sesuai penamaannya, air terjun ini memang bersifat menyejukkan bagi siapa pun yang mengunjunginya.

Dibaca Juga : Sidang Paripurna Istimewa HUT ke-154 Kota Siantar Meneladani Jiwa Kesukarelaan Raja Sang Naualuh

Selain itu, air yang jatuh dari air terjun juga berasal dari sungai di Desa Binangalom, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba. Sehingga, penamaan air terjun ini mengindikasikan letak keberadaannya.

Air terjun ini berbeda dari air terjun lainnya. Jika biasanya air mengalir dari anak sungai dan jatuh dari tempat yang tinggi, sehingga membentuk persis di bawahnya seperti kolam, maka Air Terjun Situmurun langsung mengalir dan jatuh ke Danau Toba.

Jika umumnya, air terjun dapat dicapai dengan menerobos hutan atau melewati bukit, air terjun ini melewati perairan dan menggunakan kapal. Perjalanan dimulai dari Kota Parapat yang dapat ditempuh sekitar 4-5 jam dari Medan atau 2 jam dari Bandara Silangit. Setibanya di Parapat, wisatawan dapat menyewa kapal dari Pelabuhan Tigaraja, Pelabuhan Ajibata, atau Pantai Atsari Hotel. Perjalanan menuju air terjun memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1,5 jam, tergantung kondisi cuaca dan jenis kapal yang digunakan dengan biaya sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta.​

Selama perjalanan berlangsung, kapal menyusuri luasnya danau sambil disuguhi pemandangan perbukitan hijau, dan hamparan air yang tenang, serta hembusan angin yang sejuk.

Berbagai aktivitas dapat dilakukan menikmati Air Terjun Situmurun. Mulai dari memandang indahnya tiap derasnya aliran air, berfoto, berenang, hingga tak jarang juga ada yang memancing.

Dibaca Juga : Ratusan Peserta Antusias Ikuti Pelatihan Program Kerja di BLK Disnaker Sumut

Air terjun ini bukan hanya indah, tapi juga memiliki nilai kebudayaan yang dianggap sakral bagi masyarakat Batak Toba. Konon, tempat ini adalah bagian dari kisah mitologi Naga Padoha, penjaga Danau Toba yang legendaris. Dalam kepercayaan lokal, gemuruh air Situmurun adalah suara alam yang menyampaikan pesan para leluhur. 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan