Ahli Gizi Ungkap Alasan Salad Tidak Disarankan Dikonsumsi Malam Hari
Salad sering menjadi pilihan makanan sehat, terutama bagi mereka yang sedang menjalani diet. Namun, ahli gizi tidak menyarankan konsumsi di malam hari karena dapat memicu efek negatif bagi tubuh.
Salad umumnya terdiri dari sayuran mentah seperti selada, tomat, dan mentimun yang kaya akan serat, vitamin, serta mineral. Banyak orang mengonsumsi salad untuk sarapan, makan siang, atau sebagai pendamping makan malam. Namun, mengonsumsi salad sebelum tidur ternyata bisa berdampak buruk bagi sistem pencernaan.
Baca Juga: 5 Minuman Penurun Kolesterol yang Mudah Ditemukan, Nomor 3 Paling Efektif!
Efek Buruk Makan Salad di Malam Hari
Menurut ahli gizi Amita Gadre, ada beberapa dampak negatif yang bisa terjadi jika mengonsumsi salad di malam hari, seperti dikutip dari Food NDTV.
Pencernaan Menjadi Lemah
Sayuran mentah membutuhkan kerja ekstra dari sistem pencernaan. Pada malam hari, tubuh lebih sulit memproses makanan, sehingga mengonsumsi salad bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Ahli gizi lebih merekomendasikan sayuran yang dimasak dengan cara direbus, dikukus, atau dibuat jus agar lebih mudah dicerna.
Memicu Penumpukan Racun dalam Tubuh
Sistem pencernaan bekerja lebih lambat di malam hari, sehingga serat dari sayuran mentah bisa menumpuk dan menyebabkan sering buang air kecil. Akibatnya, tidur terganggu dan nutrisi tidak terserap dengan baik, bahkan bisa menimbulkan penumpukan racun (AMA) dalam tubuh.
Siap Untuk Tampil Lebih Percaya Diri? Kunjungi Website Kami dan Temukan Layanan Salon Terbaik!
Menimbulkan Perut Kembung
Sayuran mentah seperti kubis, bawang, dan jamur dapat menghasilkan gas alami sebagai mekanisme pertahanan. Gas ini bisa menyebabkan perut kembung dan ketidaknyamanan, terutama saat dikonsumsi sebelum tidur.
Dari penjelasan di atas, penting untuk memperhatikan waktu konsumsi salad agar manfaatnya tetap optimal tanpa mengganggu sistem pencernaan.






