Harga Cabai Terjun Bebas, Semangka Justru Melonjak Usai Lebaran di Deli Serdang
Harga cabai merah di sejumlah wilayah Kabupaten Deli Serdang dilaporkan mengalami penurunan signifikan di tingkat petani, sementara harga buah semangka justru mengalami kenaikan pasca Lebaran.
Dibaca Juga : Deli Serdang Gaspol! Dukung Kejurnas Sprint Rally 2026 untuk Dongkrak Sport Tourism
Penurunan harga cabai terasa di Kecamatan Beringin dan Kecamatan Pantai Labu. Harga jual cabai dari petani saat ini hanya berkisar Rp12.000 per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang mencapai Rp20.000 per kilogram di Pasar Lubuk Pakam.
Salah seorang petani cabai di Kecamatan Pantai Labu, Tukimin, mengaku harga rendah tersebut telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.
“Pembelian dari petani hanya Rp12.000 per kilogram,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Hal senada disampaikan petani lainnya, Supriadi. Ia menyebut harga cabai di tingkat petani tidak mengalami kenaikan meskipun harga jual di pasar lebih tinggi.
“Harga Rp12.000 per kilogram bertahan lama dan tidak mengalami kenaikan dari petani cabai. Sementara di pasar bisa mencapai Rp20.000 per kilogram,” katanya.
Di sisi lain, harga buah semangka mengalami tren kenaikan. Salah seorang pedagang buah di Lubuk Pakam, Ayu, mengatakan kenaikan harga semangka berkisar antara Rp1.500 hingga Rp2.000 per kilogram.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut sudah terjadi sejak setelah Lebaran dan merupakan fenomena yang kerap terjadi setiap tahun.
“Harga semangka naik dari petani setelah Lebaran. Kenaikan ini sudah diprediksi karena biasanya setelah Lebaran memang terjadi peningkatan harga,” ujarnya.
Ayu menambahkan, dirinya menjual berbagai jenis semangka, mulai dari semangka berbiji, tanpa biji, hingga semangka kuning.
Dibaca Juga : Dilaporkan Sejak 2024, Kasus Curanmor Mahasiswa UMA Tak Kunjung Tuntas
Petani berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah terkait anjloknya harga cabai di tingkat petani, agar kesejahteraan mereka tetap terjaga dan distribusi harga lebih seimbang antara petani dan pasar.






