Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Dugaan Penganiayaan, SPPG Jalan Pancasila Medan Denai Ditutup Sementara

Dugaan Penganiayaan, SPPG Jalan Pancasila Medan Denai Ditutup Sementara

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Pancasila, Medan Denai, ditutup sementara menyusul kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan kepala SPPG, Afif Priangga.

Afif mengatakan, statusnya saat ini masih menjabat sebagai kepala SPPG. Namun, ia untuk sementara dikenakan sanksi suspend hingga persoalan tersebut selesai. “Status saya masih kepala, cuma untuk sementara disanksikan sampai masalah ini selesai,” ujarnya, Kamis (10/4/2026).

Akibatnya, aktivitas penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak, Senin (6/4/2026), dihentikan sementara. Padahal, selama kurang lebih dua bulan beroperasi, SPPG tersebut melayani 14 sekolah dan satu posyandu dengan total sekitar 2.500 penerima manfaat.

Afif menyebut penghentian operasional ini sangat mengganggu, terutama bagi para penerima manfaat dan mitra yang selama ini bergantung pada distribusi MBG. “Jelas sangat mengganggu. Saya kasihan ke penerima manfaatnya. Kalau lama ditindaklanjuti, kasihan mitranya juga,” katanya.

Ia menjelaskan sebelum surat suspend resmi keluar pada 6 April, pihak yayasan disebut lebih dulu menutup operasional secara sepihak sejak 2 April 2026, sehari setelah dirinya membuat laporan polisi.

“Tanggal 1 saya buat laporan polisi, tanggal 2 yayasan tutup sepihak. Saya bahkan tidak dikasih masuk,” ucapnya.

Baca juga : Warga Khawatir, IPAL SPPG Tebing Tinggi Diduga Tidak Sesuai Ketentuan

Menurut Afif, penutupan sepihak itu dilakukan sebelum ada keputusan resmi dari Koordinator Pengelola Program Gizi (KPPG) Medan. Surat itu baru diterbitkan beberapa hari kemudian.

Terkait kasus yang menjeratnya, Afif menilai persoalan tersebut tidak berkaitan dengan pekerjaan di SPPG, melainkan lebih mengarah ke masalah pribadi. “Tidak ada hubungannya dengan pekerjaan SPPG. Ini sepertinya masalah pribadi,” ujarnya.

Sementara itu, pihak koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Medan, kata Afif, telah melaporkan persoalan ini ke pusat dan kini tinggal menunggu tindak lanjut. “Katanya sudah dilaporkan ke pusat. Tinggal tunggu tindakan dari pusat,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan dugaan penganiayaan terjadi di Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Tegal Sari Mandala, Jalan Pancasila, Medan Denai. Kepala SPPG, Afif Priangga, 27 tahun, mengaku menjadi korban pencekikan dan intimidasi usai dituding memiliki hubungan dengan asisten lapangan.

Peristiwa itu disebut terjadi, Selasa (31/3/2026) dini hari. Afif menyebut tudingan tersebut bermula saat dirinya beberapa kali keluar tengah malam untuk membeli bahan baku yang kurang, termasuk plastik pengikat ompreng.

Komentar
Bagikan:

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan