Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Tegas! Bupati Vandiko Gultom Ingatkan Bantuan Bibit Jagung Bukan untuk Dijual

Tegas! Bupati Vandiko Gultom Ingatkan Bantuan Bibit Jagung Bukan untuk Dijual

Bupati Samosir, Vandiko Gultom, menegaskan supaya bantuan bibit jagung yang diberikan kepada petani dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi pertanian dan bukan untuk diperjualbelikan.

Dibaca Juga : Heboh! Grosir Sepatu di Jalan Thamrin Siantar Ludes Terbakar, Api Mengamuk Sejak Dini Hari

Penegasan ini disampaikan Vandiko Gultom saat penyaluran bantuan benih jagung untuk lahan seluas 50 hektare kepada petani di Kecamatan Palipi dan Kecamatan Nainggolan yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026, Kamis (9/4/2026) di Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir.

Vandiko mengatakan bantuan bibit jagung tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam menjawab kebutuhan para petani untuk mendorong peningkatan hasil dan kesejahteraan masyarakat petani.

“Bantuan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ditanam dan dirawat, bukan untuk dijual,” katanya.

Ia menyampaikan Pemerintah Kabupaten Samosir melalui dinas terkait akan melakukan pendampingan dalam proses budidaya supaya berjalan optimal untuk peningkatan hasil pertanian.

Selain budidaya pertanian jagung, Vandiko mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir juga mendorong pengembangan budidaya pertanian bawang putih seluas 20 hektar sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai ekonomi pertanian.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom menyampaikan bantuan benih jagung disalurkan kepada tujuh kelompok tani di Kecamatan Palipi dan empat kelompok tani di Kecamatan Nainggolan.

“Total lahan yang akan ditanami mencapai 50 hektare, dengan rincian 30 hektare di Palipi dan 20 hektare di Nainggolan, dengan total benih sebanyak 750 kilogram,” ujarnya.

Dibaca Juga : Galian C Tanpa Izin di Medang Deras Terungkap untuk Pencetakan Sawah Rakyat

Tumiur mengatakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Samosir akan terus melakukan pendampingan melalui penyuluh lapangan kepada petani hingga program berhasil.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan