Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Aset Miliaran Diduga Hilang, Pembangunan Gerai KDMP di Lahan UPT BBI Silancang Tuai Sorotan

Aset Miliaran Diduga Hilang, Pembangunan Gerai KDMP di Lahan UPT BBI Silancang Tuai Sorotan

Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dibangun di atas lahan Unit Pelaksana Teknis Balai Benih Ikan (UPT BBI) Silancang Desa Pegagan Julu III, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi. Diduga menyebabkan aset pemerintah senilai miliaran rupiah itu dihilangkan.

Dibaca Juga : Sidak Pasar, Disnakerperindag Batu Bara Temukan Timbangan Bermasalah

Dugaan hilangnya aset senilai miliaran tersebut berdasarkan keterangan sumber dipercaya ketika di lokasi BBI Silancang, Kamis (2/4/2026).

Sumber menyebutkan kurang lebih sebanyak 11 kotak (petak) kolam ikan berukuran 15 X 20 meter yang terdampak dan sebahagian ditimbun untuk lahan bangunan gerai KDMP.

“Kalau nilainya dihitung senilai miliaran rupiah. Contohnya, biaya bangunan kolam ikan per kotak (petak) itu menelan biaya ratusan juta. Belum biaya pemeliharaannya. Bapak hitung ajalah berapa miliar yang dihilangkan,” kata sumber sambil memberitahukan kolam ikan masih ada yang aktif beroperasi.

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan(DPKPP) Pemerintah Kabupaten Dairi, Kesti Angkat, tidak memberikan respons terkait persoalan itu, Kamis (2/4/2026).

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Dairi, Surung Carles Lamhot Bantjin, ketikamelalui telepon menanggapi sekadar, Kamis (2/4/2026).

“Dasar hukum lahan KDMP didasarkan Inpres nomor 9 tahun 2025, dengan fokus legalitas aset desa dan pemerintah serta ditempat strategis. Soal lahan BBI ada dijadikan bangunan gerai BBI tidak ada masalah. Tetapi untuk teknisnya, konfirmasi DPKPP dan BKAD saja ya,” kata Surung singkat.

Terpisah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemerintah Kabupaten Dairi, Rahmatsyah Munthe, melalui telepon menjelaskan mengenai BBI Silancang, pengguna barang dan lebih mengetahui adalah OPD terkait. Soal ada bangunan KDMP diatas lahan BBI tidak mengubah status kepemilikan lahan.

“Sejauh ini tidak ada aset yang berkurang di BBI Silancang, karena tidak ada pengajuan penghapusan aset dari OPD terkait, atau dalam hal ini DPKPP,” ujar Rahmatsyah, Kamis (2/4/2026).

Sementara dikutip dari laman resmi Pemkab Dairi, Bupati Dairi Vickner Sinaga bersama rombongan baru saja melakukan monitoring lokasi UPT BBI Silancang Sumbul, tepatnya pada Senin (23/3/2026).

Bupati dan rombongan melakukan monitoring Balai Benih Ikan (BBI) Silancang, Desa Pegagan Julu III, Kecamatan Sumbul. Dalam kunjungan itu, Bupati menyampaikan seluruh aset pemerintah harus mampu menghasilkan dan meningkatkan pendapatan daerah.

Dibaca Juga : Viral! Video Tawuran Remaja Bersenjata Tajam di Tanah Seribu Binjai, Polisi Perketat Patroli

Untuk itu, Bupati akan melakukan tigal hal penting terhadap aset pemerintah seperti BBI ini, yakni perang terhadap infrastruktur rusak, perang terhadap tata kelola pemerintahan yang tidak baik dan perang terhadap aset terbengkalai.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan