Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Kebakaran Gudang Mobil di Kisaran Disertai Ledakan Beruntun

Kebakaran Gudang Mobil di Kisaran Disertai Ledakan Beruntun

Ledakan keras terdengar berulang kali saat api membakar gudang penyimpanan mobil di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Kisaran Barat, Kamis (2/4/2026) siang. Ledakan ini membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan bahkan dapat disaksikan dari jarak cukup jauh.

Robert, warga Jalan Sei Asahan yang rumahnya berjarak puluhan meter dari gudang mobil yang terbakar, mengatakan api dengan cepat membesar dan melahap bangunan dan sudah berulang kali terdengar suara ledakan.

“Sudah berulang kali ada suara ledakan. Mungkin dari mobil yang terbakar itu meledak bensinnya,” ujarnya.

Kondisi ini diperparah dengan adanya material mudah terbakar di dalam gudang. Informasinya terdapat beberapa ruang dijadikan sebagai tempat penyimpanan barang-barang bekas seperti karton dan kertas yang mudah terbakar, sehingga kobaran api sulit dikendalikan.

Baca juga : Kebakaran Gudang Mobil di Kisaran, 19 Kendaraan Ludes Dilalap Api

Warga sekitar mengaku khawatir api merembet ke permukiman, mengingat lokasi gudang berada di area padat penduduk. Suara ledakan yang terus terdengar diduga berasal dari bagian kendaraan yang terbakar, seperti tangki bahan bakar atau komponen lainnya.

Kanit Reskrim Polsek Kisaran Kota, Ipda Supangat, mengatakan penyebab kebakaran hingga kini masih dalam tahap penyelidikan. “Untuk sementara penyebab kebakaran masih kami dalami,” ujarnya ditemui di lokasi kejadian.

Selain itu, polisi telah memasak garis polisi di lokasi kejadian mengingat banyaknya warga yang datang menyaksikan kejadian tersebut. Dari informasi awal, sedikitnya lebih dari 10 unit mobil yang berada di dalam gudang dilaporkan ikut terbakar dan tidak dapat diselamatkan.

Petugas dari pemadam kebakaran Kabupaten Asahan dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Sejumlah armada pemadam terus berupaya mengendalikan kobaran agar tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya. Hingga saat ini proses pemadaman masih berlangsung.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan