Jelang HUT ke-326, Sibolga Diterjang Banjir dan Longsor, Warga Panik
Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-326 Kota Sibolga disambut dengan banjir. Hujan deras yang mengguyur Kota Sibolga sekitar dua jam pada Sabtu (28/3/2026) menyebabkan banjir di sejumlah kawasan serta satu kejadian longsor yang merusak rumah warga.
Dibaca Juga : Geng Motor Mengamuk di Delitua, Tiga Motor Dirusak dan Tempat Biliar Jadi Sasaran
Data yang dihimpun Mistar, wilayah terdampak banjir meliputi Kelurahan Simaremare (Kecamatan Sibolga Utara), Kelurahan Pasar Baru (Kecamatan Sibolga Kota), serta Kelurahan Aek Manis dan Aek Muara Pinang (Kecamatan Sibolga Selatan). Selain itu, satu unit rumah di Jalan Perjuangan, Kelurahan Aek Parombunan, dilaporkan rusak akibat longsor.
Genangan air terparah terjadi di Jalan Suparman, Kelurahan Simaremare. Warga menyebut kawasan tersebut telah lama menjadi langganan banjir setiap kali hujan turun.
“Setiap hujan deras sebentar saja, air sudah meluap ke rumah dan badan jalan. Kami selalu was-was karena pasti banjir bercampur lumpur,” ujar warga setempat, D. Marbun, Minggu (29/3/2026).
Warga juga mengungkapkan banjir kini kerap terjadi di kawasan yang sebelumnya tidak pernah terdampak, termasuk di sekitar Kantor Wali Kota dan rumah dinas Wakil Wali Kota. Mereka menduga kondisi tersebut dipicu pembukaan jalan baru di perbukitan dekat pemancar TVRI.
Selain permukiman, genangan air juga merendam sejumlah ruas jalan utama, seperti perempatan Jalan Imam Bonjol dan Jalan Suprapto, dengan ketinggian mencapai paha orang dewasa. Kondisi ini menyebabkan sejumlah kendaraan mogok saat melintas.
Banjir juga dilaporkan terjadi di Jalan SM Raja, Kelurahan Aek Muara Pinang, serta di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) perbatasan Sibolga-Tapanuli Tengah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sibolga, Fadlan Siregar, mengatakan satu rumah warga tertimpa longsor, namun tidak menimbulkan korban jiwa. “Sebagian besar fisik rumah rusak berat, tetapi tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Dibaca Juga : Ranperda Disabilitas Siap Dibahas, DPRD Siantar Dorong Perlindungan Lebih Inklusif
Fadlan mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa waktu ke depan






