Pasca Bencana, Wisata Pantai Indah Pandan Sepi Pengunjung, Pelaku Usaha Merugi
Pengunjung Pantai Indah Pandan (PIP) di Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mengalami penurunan pada libur Idulfitri tahun ini. Penurunan terjadi dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor, serta kondisi cuaca tidak menentu yang melanda daerah ini.
Dibaca Juga : Polisi Pertimbangkan RJ dalam Kasus Kecelakaan Wahana Kora-kora di Kisaran
Kasi Pembangunan dan Kesejateraan Masyarakat Kelurahan Mangga Dua, Rutervina Simanungkalit, mengatakan penurunan pengunjung akibat bencana dan cuaca buruk yang melanda ‘Negeri Wisata Sejuta Pesona’, akhir-akhir ini.
Menurutnya, bencana telah membuat kawasan pantai terlihat kotor karena adanya tumpukan kayu gelondongan dan material sampah yang terseret di sepanjang bibir pantai. Selain itu, air laut yang masih keruh berwarna kekuningan membuat pengunjung enggan untuk menikmati suasana air laut yang tenang tersebut.
“Libur Lebaran tahun ini pengunjung menurun drastis dibandingkan tahun lalu. Kalau libur tahun lalu, kawasan wisata PIP selalu dipadati wisatawan yang datang dari luar daerah, begitu juga hotel dan penginapan yang ada di sini pasti penuh. Bahkan rumah warga juga disewa pengunjung untuk dijadikan sebagai penginapan,” ujar Rutervina, Minggu (29/3/2026).
Selain itu, cuaca yang sering hujan juga membuat pengunjung merasawas-was untuk datang ke Tapteng. Namun, sejumlah wisatawan masih ada yang datang bersama keluarga untuk menikmati wisata pantai di sini.
“Libur lebaran tahun ini rata-rata pengunjung yang datang dari Pekanbaru, Riau, Dumai, dan Padangsidimpuan,” katanya.
Penurunan pengunjung juga dirasakan pedagang setempat, Lena Sembiring. Ia mengaku pendapatan yang diperolehnya pada libur Lebaran tahun ini dari hasil sewa tikar dan jualannya sangat berkurang dari tahun lalu. Tahun lalu penghasilannya per hari bisa mencapai Rp 1 juta, namun kini hanya ratusan ribu rupiah.
“Dampak bencana ini memang membuat pengunjung wisata menjadi sepi. Pendapatan kita sangat jauh berkurang kalau dibandingkan tahun lalu. Tapi walaupun berkurang masih tetap kita syukuri, kerena masih ada pengunjung yang berwisata ke Tapteng di tengah kondisi masih bencana,” ucapnya.
Sebelum bencana datang, kawasan wisata PIP biasanya selalu ramai dipadati pengunjung saat momen liburan Idulfitri. Ribuan pengunjung dari berbagai luar kota selalu singgah ke lokasi wisata ini.
Ada yang menikmati wisata pantai berpasir putih, tak sedikit menyeberang ke Pulau Mursala untuk menyaksikan air terjun di tengah laut atau ke Pulau Kalimantung, salah satu destinasi yang terkenal dengan keindahannya yang dijuluki dengan ‘Surga di Tengah Laut’.
Untuk menyeberang ke pulau itu, pengunjung sebelumnya akan menginap atau berkemah di kawasan wisata PIP. Pada pagi harinya, pengunjung menyewa kapal wisata untuk menyeberang ke pulau itu dan akan kembali pada sore hari.
Dibaca Juga : 10.484 Penumpang Padati Arus Balik di Sumut, KAI Catat Kenaikan
Selain itu, dari kawasan wisata PIP pengunjung juga dapat menikmati keindahan sunset pada sore hari. Begitu juga berbagai makanan pesisir yang dijual di tempat itu terbilang murah, serta warga yang berjualan di tempat sangat mengutamakan keramahan bagi pengunjung.






