Perlintasan KA Simpang Lima Batu Bara Rusak Berat, Warga Desak Perbaikan
Perlintasan sebidang Kereta Api jalur Bandar Tinggi – Kuala Tanjung di Simpang Lima, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara tidak rata dan dipenuhi lubang.
Kondisi ini menyebabkan sulitnya kendaraan terlebih sepeda motor saat melewati perlintasan. Bahkan kerusakan perlintasan kerap menimbulkan pengendara sepeda motor yang terjatuh saat melintas.
Kondisi perlintasan yang membahayakan ini diposting pemilik akun Facebook @Julang Ndn, Senin (23/2/2026).
”Perlintasan sebidang saat ini mengalami kerusakan cukup parah. Permukaan jalan berlubang dan tidak rata sehingga sangat membahayakan pengguna jalan.
Sudah banyak kendaraan khususnya pengendara sepeda motor, yang terjatuh akibat kondisi tersebut,” tulisnya dalam postingan tersebut.
Baca juga : Pemko Tebing Tinggi Temui Kemenhub Bahas Perlintasan KA Tanpa Palang
Dikatakan Julang, risiko kecelakaan semakin tinggi terutama pada malam hari dan saat hujan, karena lubang tertutup genangan air dan kurang terlihat oleh pengendara.
Masih menurut Julang, Komisi 1 DPRD Batu Bara telah menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Balai Teknik Perkeretaapian Divre 1 Sumut, terkait berbagai persoalan di lapangan yang berdampak pada keselamatan warga, Rabu (20/2/2026).
Dari pertemuan tersebut, diharapkan dapat memberikan solusi dan langkah konkret, terutama menyangkut masih banyaknya perlintasan yang terbuka dan belum memiliki pengamanan optimal. Beberapa titik jalan beraspal di perlintasan juga mengalami kerusakan.
”Kami mohon agar segera dilakukan pengecekan dan perbaikan secepatnya untuk mencegah terjadinya korban yang lebih serius,” ucapnya pada akhir postingan.
Kondisi perlintasan KA yang rusak dan membahayakan pengguna jalan dibenarkan Udin, 60 tahun, yang setiap hari membantu pengendara melewati perlintasan di Simpang Lima.






