Wali Kota Tanjungbalai Sampaikan Prioritas Pembangunan ke Provsu, Jalan dan Puskesmas Jadi Fokus
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menyampaikan sejumlah usulan prioritas Pemerintah Kota Tanjungbalai kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Provsu) dalam pertemuan bersama jajaran Bappelitbang Provsu di Kantor Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara.
Dalam audiensi tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Bapperida Mariani, Kadis PUTR Tety Juliani Siregar, serta perwakilan Dinas Kesehatan. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Bappelitbang Provsu, Dicky Anugerah, beserta jajaran.
Mahyaruddin, Senin (23/2/2026), menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari langkah komunikasi dan konsolidasi untuk membahas sejumlah hal urgent di Kota Tanjungbalai, khususnya dalam mendorong percepatan pengembangan ekonomi daerah.
“Kami ingin berdiskusi dan berkoordinasi terkait prioritas pembangunan, terutama peningkatan infrastruktur jalan serta penguatan pelayanan kesehatan melalui revitalisasi puskesmas,” ujarnya.
Untuk tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara disebut bersedia mengalokasikan anggaran perbaikan jalan provinsi sepanjang 2,7 kilometer di ruas Jalan Arteri, yang menjadi akses utama menuju Pelabuhan Teluk Nibung. Selain itu, perbaikan juga akan dilakukan di Jalan D.I. Panjaitan sepanjang 3,17 kilometer serta Jalan M. Abbas sepanjang 0,764 kilometer.
Baca juga : Rico Waas Dorong Kebangkitan PUD Pembangunan, Andalkan 4 Aset Strategis
Menurut Mahyaruddin, peningkatan infrastruktur jalan ini sangat strategis karena akan memperlancar arus distribusi barang dan jasa, sekaligus memperkuat konektivitas menuju kawasan pelabuhan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Tak hanya infrastruktur jalan, perhatian juga diberikan pada sektor kesehatan. Untuk tahun 2027, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara direncanakan akan melakukan rehabilitasi Puskesmas Sipori-pori, satu-satunya puskesmas rawat inap di Kota Tanjungbalai.
“Revitalisasi Puskesmas Sipori-pori sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat serta mendukung pengembangan sumber daya manusia,” katanya.
Di akhir pertemuan, Wali Kota juga berharap dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam percepatan proses legalisasi pulau-pulau yang berada di wilayah Kota Tanjungbalai, sebagai bagian dari penguatan administrasi dan potensi pengembangan wilayah ke depan.
Dengan sinergi antara pemerintah kota dan provinsi, Mahyaruddin optimistis percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan kesehatan dapat terwujud demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tanjungbalai.






