Panjat Atap Demi Kabur, Pengedar Sabu Akhirnya Dibekuk Polisi di Kisaran Timur
Upaya seorang pemuda untuk kabur lewat atap rumah kos berakhir sia-sia. Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil menangkap terduga pengedar sabu seberat 1,18 gram dalam penggerebekan di kawasan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sabtu (21/2/2026) malam.
Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Mulyoto mengatakan penangkapan dilakukan sekitar pukul 22.30 WIB di sebuah kamar kos Jalan Setia Budi, Gang Cempedak, Kelurahan Selawan. Aksi tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya transaksi narkotika jenis sabu di lokasi tersebut.
“Menindaklanjuti informasi itu, tim yang dipimpin Kanit I Satres Narkoba segera melakukan penyelidikan tertutup dan pengintaian di sekitar lokasi. Setelah memastikan keberadaan target, petugas langsung melakukan penindakan,” kata Mulyoto kepada wartawan, Minggu (22/2/2026).
Saat petugas hendak mengamankan, pria berinisial DPP, 29 tahun, mencoba melarikan diri. Ia nekat memanjat seng atap bangunan kos untuk menghindari penangkapan. Namun upayanya gagal setelah polisi dengan sigap mengejar dan mengamankannya.
Baca juga : Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu dalam Bika Ambon
“Setelah berhasil ditangkap, petugas melakukan penggeledahan di kamar yang ditempati tersangka. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan satu plastik klip ukuran sedang berisi sabu dengan berat bruto 1,18 gram,” ujarnya.
Selain itu, polisi juga menyita dua plastik klip kosong yang diduga digunakan sebagai kemasan, serta satu unit ponsel Android yang diduga berkaitan dengan aktivitas transaksi.
Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa sabu tersebut adalah miliknya. Ia mengaku memperoleh barang haram itu dari seseorang yang tidak dikenal di wilayah Bagan Asahan. Polisi kini tengah mendalami keterangan tersebut untuk mengembangkan jaringan peredaran narkoba yang lebih luas.
Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Asahan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam distribusi sabu tersebut.






