Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS 51 PPPK Deli Serdang Diperpanjang, Guru Soroti Status “Paruh Waktu” yang Dinilai Tak Jelas

51 PPPK Deli Serdang Diperpanjang, Guru Soroti Status “Paruh Waktu” yang Dinilai Tak Jelas

Kebijakan terhadap 65 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang menuai perhatian sejumlah guru.

Dibaca Juga : Buka Ramadan Fest di Labuhanbatu, Bupati Maya Hasmita Tekankan Tiga Poin Strategis untuk Kemajuan Daerah

Informasi yang beredar menyebutkan, dari 65 PPPK, sebanyak 14 orang diberhentikan, sementara 51 lainnya disebut berubah status menjadi PPPK paruh waktu dengan masa perjanjian hingga 31 Desember 2026.

Sejumlah guru mempertanyakan kejelasan status tersebut, khususnya terkait penulisan istilah “paruh waktu” dalam dokumen administrasi. Mereka juga menyoroti perbedaan dengan PPPK paruh waktu yang baru diangkat, yang disebut menerima gaji dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Selain itu, para guru mempertanyakan alasan masa perpanjangan hanya satu tahun, bukan mengikuti masa perjanjian kerja sebelumnya. Mereka juga meminta penjelasan mengenai dasar evaluasi perpanjangan serta apakah terdapat perubahan hak keuangan.

“Karena dalam sistem ASN, perpanjangan kontrak harus berbasis evaluasi kinerja dan kebutuhan jabatan, serta dituangkan dalam keputusan administrasi yang jelas. Transparansi penting supaya tidak muncul lagi kebingungan di lapangan,” ujar sejumlah guru yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Kamis (19/2/2026).

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Samsuar Sinaga, menegaskan bahwa 51 guru PPPK yang dimaksud tetap berstatus PPPK penuh waktu dan masa kerjanya diperpanjang selama satu tahun.

“51 guru PPPK penuh waktu tetap diperpanjang masa kerjanya selama setahun. Statusnya tetap PPPK penuh waktu,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Dibaca Juga : Eks Kapolres Bima AKBP DPK Dipecat Tidak Dengan Hormat, Tersandung Kasus Narkotika

Terkait berbagai pertanyaan yang disampaikan para guru, Samsuar menyatakan pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk memberikan penjelasan yang komprehensif. “Siap, dikoordinasikan,” katanya singkat. 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan