Banjir Susulan Terjang Tapteng, Bobby Nasution Tinjau Badiri dan Janjikan Normalisasi Sungai Lopian
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Muhammad Bobby Afif Nasution, mengunjungi langsung lokasi terdampak banjir susulan di Kelurahan Lopian dan Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rabu (18/2/2026).
Dibaca Juga : Ketegangan AS–Iran Memicu Lonjakan Harga Minyak Dunia Lebih dari 4 Persen
Dalam kunjungan kerja meninjau lokasi terdampak banjir di Kecamatan Badiri tersebut, Gubsu turut didampingi Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dan sejumlah pejabat Pemprov Sumut.
Kecamatan Badiri diketahui menjadi salah satu daerah yang terparah pascabencana banjir dan longsor. Intensitas hujan yang cukup deras pada Senin (16/2/2026) menyebabkan air sungai meluap hingga terjadi banjir.
Banyak rumah warga terendam, bahkan ada yang bergeser dari posisi awal. Sejumlah permukiman warga juga mengalami kerusakan berat akibat hantaman kayu gelondongan yang datang dari hulu sungai.
Selain itu, saat peristiwa tersebut terjadi longsor di sejumlah desa. Infrastruktur jalan terendam banjir, bahkan ada yang amblas dan terputus, serta jembatan yang hilang terbawa derasnya arus.
“Hari ini, saya meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Kelurahan Lopian dan Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng. Tinjauan ini untuk memastikan kebutuhan warga terdampak serta infrastruktur yang harus segera diperbaiki,” ujar Bobby.
Saat hendak mengunjungi Sungai Lopian dan jembatan yang terputus, mobil yang ditumpangi Gubernur dan Bupati sempat dicegat warga Kelurahan Lopian. Warga membawa keduanya melihat langsung kondisi SMK Negeri 1 Badiri yang kerap kebanjiran saat hujan turun.
Bobby mengatakan pemerintah telah menganggarkan alokasi pembangunan untuk gedung sekolah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Gubsu dan Bupati Tapteng menyapa langsung masyarakat dan mendengarkan keluhan mereka.
Di hadapan Gubsu, masyarakat juga menyampaikan harapan agar dibangun tanggul permanen di Sungai Lopian sebagai langkah nyata mengurangi kekhawatiran saat hujan deras datang.
Terlihat sejumlah warga tak kuasa menahan haru, bahkan ada yang histeris menangis saat menyampaikan keluhan secara langsung kepada Gubernur dan Bupati Tapteng.
Bobby menuturkan pemerintah berkomitmen untuk terus mengupayakan penanganan sungai serta memastikan bantuan bagi warga terdampak yang telah didata.
“Kita akan terus berupaya agar penanganan sungai di Lopian ini bisa selesai. Pemerintah sudah bekerja. Bagi masyarakat yang sudah didata nantinya akan dibantu, dan anggaran pembangunan rumahnya sudah tersedia,” ucapnya.
Ia menambahkan, sinergi Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, hingga Pemerintah Pusat menjadi kunci agar penanganan banjir di Tapteng dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menyampaikan kepada masyarakat bahwa Pemkab Tapteng terus bekerja membantu warga menangani dampak bencana.
“Kita sudah berupaya menangani bencana ini. Sabar ya bapak-ibu, agar tanggul ini dibangun permanen,” ujar Masinton sembari melihat tumpukan kayu yang merusak rumah warga di Kecamatan Badiri.
Dibaca Juga : Pemko Medan Larang Operasional THM dan Karaoke Saat Ramadan
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Ada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat yang turut membantu kita,” tuturnya mengakhiri.






