Pantai Pasir Putih Toba Hadirkan Wisata Buah, Strategi Baru Dongkrak Kunjungan Wisatawan
Pantai Pasir Putih (Pasput) Danau Toba di Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, yang terkenal dengan pantainya yang dangkal dan ramah anak, kini juga akan dikembangkan sebagai obyek wisata buah untuk memanjakan pengunjung.
Dibaca Juga : Imlek 2026 di Vihara Vidya Maitreya Siantar, Doa Khidmat dan Barongsai Satukan Warga
Herbet Napitupulu, salah seorang pengelola pantai, mengatakan obyek wisata pantai di Desa Parparean sangat berpotensi menjadi wisata buah karena masih banyak lahan kosong yang memungkinkan untuk ditanami pohon keras. Ia telah mulai menanam pohon buah sendiri.
“Jika nanti sebagian lahannya yang telah ditanam pohon mangga, alpukat, dan durian, tiga hingga lima tahun ke depan setelah berbuah, akan dapat memanjakan wisatawan yang berkunjung,” ujar Herbet, Senin (16/2/2026).
Menurutnya, jika hanya mengandalkan wisata pantai, tingkat kejenuhan pengunjung akan meningkat seiring waktu. Oleh karena itu, diperlukan inovasi untuk memberikan variasi wisata pendukung dari wisata pantai yang ada.
“Kedepannya, sehabis wisatawan jenuh atau merasa lelah bermain dengan sejuknya air Danau Toba, mereka dapat mengisi perut dengan memetik buah langsung dari pohonnya. Membeli buah langsung dari pohon merupakan pengalaman yang unik,” tuturnya.
Ia menambahkan, wisata buah ini memang membutuhkan beberapa tahun untuk berkembang dan membutuhkan modal cukup besar, mulai dari pembibitan hingga penanaman. Saat ini, pohon yang ditanam baru setinggi sekitar satu meter dan baru berjalan setahun terakhir.
Dibaca Juga : Banjir Bandang dan Longsor Terjang Tapteng, Jembatan Lopian di Badiri Nyaris Putus
“Semoga teman pengelola lainnya juga dapat meniru cara saya mengembangkan wisata buah, untuk menambah daya tarik wisata pantai di Porsea,” katanya berharap.






