Polres Tapteng Salurkan Bantuan Kapolri untuk Siswa Korban Bencana, Wujud Kepedulian Polri
Personel Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) menyalurkan bantuan program bakti sosial Kapolri Listyo Sigit Prabowo berupa ratusan paket perlengkapan sekolah. Bantuan itu disalurkan kepada siswa terdampak bencana sebagai bentuk pemulihan sektor pendidikan yang dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Pandan dan Polsek Barus.
Dibaca Juga : Hangatnya Tradisi Punggahan, Ratusan Warga Binjai Makan Bersama Sambut Ramadan
Di Kecamatan Tukka, wilayah hukum Polsek Pandan digelar di SMP Negeri 1 Tukka, siswa yang menerima bantuan sebanyak 462 paket tas sekolah, perlengkapan alat tulis, serta seragam pramuka.
Sementara itu, di wilayah hukum Polsek Barus, bantuan pendidikan juga diberikan kepada dua sekolah dasar yakni SDN 155704 Ujung Batu yang menerima 48 tas sekolah, 48 paket buku dan alat tulis, serta 22 stel seragam merah putih pria dan 26 stel seragam wanita dan di SDN 153028 Padang Masiang 1 memperoleh 97 tas sekolah, 97 paket buku dan alat tulis, 48 stel seragam pria, dan 49 stel seragam wanita.
Kapolres Tapteng, AKBP Muhammad Alan Haikel, menyampaikan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terdampak bencana, khususnya Kabupaten Tapteng melalui program bakti sosial Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kami ingin memastikan mereka tetap semangat belajar meskipun sempat terdampak bencana. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban orang tua sekaligus memulihkan motivasi belajar para siswa,” ujar Alan Haikel dalam keterangan persnya, Senin (16/2/2026).
Kapolres menjelaskan pendidikan menjadi salah satu sektor prioritas dalam masa pemulihan karena berkaitan langsung dengan masa depan daerah. Pemulihan sektor pendidikan menjadi perhatian khusus Polri dalam masa transisi pascabencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapteng.
Dibaca Juga : Malam Tahun Baru Imlek di Maha Vihara Maitreya Medan Berlangsung Khidmat, Umat Tionghoa Panjatkan Doa dan Harapan Baru
“Kami berharap proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan anak-anak bisa menatap masa depan dengan optimistis,” ucapnya.






