Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Malam Tahun Baru Imlek di Maha Vihara Maitreya Medan Berlangsung Khidmat, Umat Tionghoa Panjatkan Doa dan Harapan Baru

Malam Tahun Baru Imlek di Maha Vihara Maitreya Medan Berlangsung Khidmat, Umat Tionghoa Panjatkan Doa dan Harapan Baru

Ratusan masyarakat Tionghoa padati Maha Vihara Maitreya Medan di Jalan Cemara Asri Boulevard Raya No.8, Kecamatan Percut Sei Tuan untuk melakukan ibadah dan berdoa di malam Tahun Baru Imlek 2577/2026.

Dibaca Juga : Kasus Predator Anak di Asahan Disorot Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Dorong Perlindungan Maksimal bagi Korban

Pengurus Maha Vihara Maitreya Medan, Diki Paskarianto mengatakan, H-1 Tahun Baru Imlek ataupun menjelang pergantian Tahun Baru Imlek masyarakat Tionghoa akan mendatangi Vihara untuk berdoa.

“Biasanya memang pergantian jelang Tahun Baru Imlek, orang-orang datang ke Vihara untuk berdoa sekaligus menyambut Tahun Baru Imlek,” Senin (16/2/2025) malam.

Lebih lanjut, Diki mengatakan pada malam hari ini, masyarakat Tionghoa hanya melakukan ibadah umum saja, sehingga umat Buddha datang untuk ibadah hingga tengah malam nanti.

Terpisah, Jecky Kie, 25 tahun yang turut datang ke Maha Vihara Maitreya Medan mengatakan, jika ia datang untuk melakukan ibadah sembari berdoa pada malam Tahun Baru Imlek 2026.

“Saya ke sini (Vihara Maitreya) pastinya untuk merayakan malam Imlek di tahun 2026. Pastinya saya juga sembahyang untuk melakukan adat istiadat terutama di suku Tionghoa,” ucapnya saat ditemui pukul 23.40 WIB.

Dijelaskan Jecky alasannya memilih untuk beribadah pada Malam Tahun Baru Imlek lantaran tradisi Tionghoa memang harus melakukan ibadah pada malam ini.

Selain itu, menurutnya malam Imlek juga untuk perkumpulan keluarga, untuk ibadah, kemudian malam puncak di Tahun Baru Imlek yang sama seperti malam tahun baru pada umumnya.

“Tahun Kuda Api ini tentunya saya berharap untuk seluruh masyarakat semakin maju, sukses di tahun yang baru ini, diberikan kesehatan selalu dan pastinya seperti kuda agar lancar semua segala rezeki,” tuturnya.

Selain itu, Aulia Lirra, 20 tahun juga mengatakan, kehadirannya di Vihara Maitreya untuk melakukan ibadah sembahyang di malam Tahun Baru Imlek 2026.

“Saya datang untuk berdoa, kemudian untuk menikmati suasana malam tahun baru di sini (Vihara Maitreya), kemudian juga berfoto-foto karena banyak dekorasi untuk bisa berfoto di sini,” katanya.

Dirinya pun mengatakan bahwasanya, ibadah yang dilakukan lantaran momen puncak khusus di Malam Tahun Baru Imlek 2026 dan juga merupakan tradisi yang biasanya dilakukan.

Dibaca Juga : Momentum Imlek dan Ramadan 2026, Tiga Stasiun KA di Sumut Jadi Titik Padat Arus Balik

pukul 23.55 WIB masyarakat Tionghoa masih terlihat beribadah dan mulai terdengarnya suara kembang api dalam menandakan detik-detik pergantian Tahun Baru Imlek 2026. 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan