Momentum Imlek dan Ramadan 2026, Tiga Stasiun KA di Sumut Jadi Titik Padat Arus Balik
Momentum libur Imlek 2026 yang berdekatan dengan persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 H berimbas terhadap pergerakan penumpang kereta api di Sumatera Utara (Sumut). Data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumut menunjukkan adanya pergeseran arus penumpang di sejumlah stasiun utama.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan dalam empat hari terakhir Stasiun Medan tercatat sebagai titik keberangkatan paling padat. Sebanyak 13.376 penumpang berangkat dari ibu kota provinsi tersebut, sementara jumlah penumpang yang tiba mencapai 11.872 orang.
Berbeda dengan Medan, kondisi sebaliknya terlihat di Stasiun Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, serta Stasiun Tanjungbalai. Di kedua stasiun ini, angka kedatangan justru melampaui jumlah keberangkatan.
Baca juga : Stasiun KA Lima Puluh Batu Bara Resmi Dibuka, Tingkatkan Akses Transportasi Warga
Di Stasiun Rantauprapat, tercatat 3.858 penumpang tiba dan 3.120 orang berangkat. Hal serupa juga terjadi di Stasiun Tanjungbalai dimana 3.245 penumpang datang dan 2.554 orang meninggalkan stasiun tersebut.
Anwar menjelaskan, fenomena ini tidak terlepas dari momentum kalender tahun ini yang mempertemukan libur Imlek dengan persiapan memasuki Ramadan 2026.
“Ini menunjukkan banyak pekerja di Kota Medan dan sekitar yang memanfaatkan libur panjang untuk pulang kampung, dan mengawali puasa di bulan Ramadan 2026 bersama keluarga,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
KAI Sumut mencatat sekitar 35,2 ribu penumpang menggunakan moda transportasi kereta api sejak Jumat hingga Senin. KAI Sumut juga menyediakan sebanyak 42,8 ribu tiket atau tempat duduk, untuk keberangkatan di tanggal 13 Februari sampai 17 Februari 2026.






