Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Empat Atlet NPC Sumut Dipanggil Pelatnas untuk Asian Para Games 2026 di Surakarta

Empat Atlet NPC Sumut Dipanggil Pelatnas untuk Asian Para Games 2026 di Surakarta

Euforia kesuksesan di ASEAN Para Games 2025 Thailand belum usai, namun para atlet andalan National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara (Sumut) sudah harus kembali tancap gas. Sejumlah atlet peraih medali kini resmi dipanggil kembali untuk menghuni Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Surakarta, Jawa Tengah, guna menatap ajang yang lebih tinggi.

Pemanggilan yang dimulai sejak 10 Februari 2026 ini merupakan langkah awal persiapan kontingen Indonesia menuju Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, serta proyeksi jangka panjang Paralympic 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat.

Pada pemanggilan tahap pertama ini, terdapat empat atlet dan satu pelatih dari Sumatera Utara yang dipercaya bergabung di Solo, yaitu Riadi Saputra dan Reza Pramana Perangin-angin cabang olahraga (cabor) para atletik, serta Marialam Sihotang dan Selamat Juanda di cabor judo tunanetra/blind judo. Selain atlet, satu pelatih cabor para atletik atas nama Alan Sastra Ginting juga kembali dipanggil ke Pelatnas.

Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting, yang juga kembali dipercaya sebagai pelatih nasional, menyebut bahwa daftar ini masih bersifat dinamis.

Baca juga : Atlet Hoki Asahan Tembus Seleksi Polri dan Seleknas Asian Games 2026

“Ini pemanggilan tahap pertama. Acuannya adalah prestasi di Thailand kemarin dan hasil pantauan pelatih nasional. Bakal ada pemanggilan lagi untuk cabor-cabor lainnya,” kata Alan, Senin (16/2/2026).

Bagi para atlet, pemanggilan ini adalah amanah besar sekaligus ujian berat. Riadi Saputra, spesialis nomor lempar cakram asal Serdang Bedagai, mengaku fokus utamanya di Pelatnas kali ini adalah memperbaiki catatan teknis.

“Hasil di Thailand menjadi evaluasi besar bagi saya. Saya ingin memperbaiki catatan lemparan di nomor lempar cakram agar bisa bersaing lebih kompetitif di tingkat Asia nanti di Jepang,” ucap Riadi.

Senada dengan Riadi, pejudo tunanetra Selamat Juanda juga tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Setelah meraih perak di Thailand, ia memasang target setinggi mungkin.

“Saya akan berjuang keras agar bisa tampil di Asian Para Games, bahkan kalau bisa sampai menembus level Paralympic,” ujarnya penuh optimisme.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan