Sabtu Seru di Tanah Rindu 2026, Pantai Bebas Parapat Disulap Jadi Pusat Hiburan Akhir Pekan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun kembali menghadirkan ruang hiburan dan promosi budaya melalui event ‘Sabtu Seru di Tanah Rindu 2026’ yang akan digelar di kawasan RTP Pantai Bebas Parapat, Sabtu (14/2/2026).
Dibaca Juga : Jembatan Armco Baru di Tapian Nauli Tapteng Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga Lumpuh
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraft) Simalungun, Franky Purba, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghidupkan destinasi unggulan Danau Toba, sekaligus memberi ruang ekspresi bagi pelaku seni lokal.
“Event ini bukan sekadar hiburan, tetapi sebagai wadah promosi budaya dan penggerak ekonomi kreatif masyarakat. Kita ingin Parapat semakin hidup dan menjadi magnet kunjungan wisatawan,” ujar Franky, Kamis (12/2/2026).
Acara akan dimulai pukul 16.00 WIB hingga 21.30 WIB dengan menghadirkan penampilan spesial dari Sanggar Siantar Production yang menampilkan pertunjukan seni dan tari tradisional, serta dimeriahkan penampilan musik dari Nice Trio.
Menurut Franky, kolaborasi seni tradisional dan hiburan musik modern menjadi konsep yang sengaja diusung agar dapat menjangkau berbagai kalangan, mulai dari keluarga, generasi muda, hingga wisatawan yang tengah berkunjung ke Parapat.
“Kita kemas dengan nuansa santai, terbuka untuk umum, dan bisa dinikmati semua kalangan. Harapannya setiap akhir pekan Parapat semakin ramai dan berdampak langsung pada pelaku UMKM,” katanya.
RTP Pantai Bebas Parapat dipilih sebagai lokasi karena merupakan salah satu ruang publik favorit masyarakat dan wisatawan. Dengan latar keindahan Danau Toba, suasana sore hingga malam hari diyakini akan menambah daya tarik acara.
Disbudparekraft Simalungun juga mengajak masyarakat Simalungun, warga sekitar Danau Toba, serta wisatawan yang sedang berada di Parapat untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut.
“Ayo datang dan ramaikan Sabtu Seru di Tanah Rindu. Kita nikmati hiburan, dukung seniman lokal, dan bersama-sama menggerakkan pariwisata Simalungun,” ucap Franky.
Dibaca Juga : Curi Mesin Air dan Sepeda Milik Tetangga, Pria di Binjai Timur Akhirnya Dibekuk Polisi
Melalui event ini, Pemkab Simalungun berharap Parapat tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga sebagai pusat kegiatan seni, budaya, dan ekonomi kreatif yang terus tumbuh sepanjang tahun. event serupa akan berlangsung setiap akhir pekan di lokasi yang sama.






