Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS PC INTI Asahan Ajak Warga Rayakan Imlek dengan Sederhana Demi Korban Bencana

PC INTI Asahan Ajak Warga Rayakan Imlek dengan Sederhana Demi Korban Bencana

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026, Pengurus Cabang Indonesia Tionghoa (PC INTI) Kabupaten Asahan mengimbau masyarakat Tionghoa agar perayaan Imlek 2026 digelar secara sederhana.

Seruan ini muncul sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), yang hingga kini masih berjuang memulihkan kondisi kehidupan mereka.

Ketua PC INTI Kabupaten Asahan, Darmin Tanudjaja, didampingi Sekretaris Bustami Chie Pit dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (7/2/2025), mengatakan esensi Imlek bukanlah kemewahan, melainkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Menurutnya, situasi duka yang dialami sebagian masyarakat Indonesia menjadi pengingat agar perayaan Imlek tidak dilakukan secara berlebihan dan tetap mengedepankan rasa solidaritas kemanusiaan.

“Imbauan PC INTI Asahan menekankan pentingnya mengutamakan empati sebagai ruh utama perayaan Imlek 2026. Perayaan diharapkan difokuskan pada kebersamaan keluarga, doa, serta berbagi kepada sesama, bukan pesta pora yang berpotensi menimbulkan kesenjangan sosial di tengah kondisi masyarakat yang sedang berduka akibat bencana alam,” ujarnya.

Baca juga : Perayaan Imlek di Klenteng Kui Li Tong, Umat Buddha Kota Tebing Tinggi Lakukan Ritual Sambut Dewa dan Dewi

Senada dengan itu, Sekretaris PC INTI Asahan juga mengingatkan agar perayaan Imlek tetap berlangsung hangat dan bermakna meski dilaksanakan secara sederhana. Ia menegaskan kemeriahan Imlek tidak diukur dari kemewahan acara, melainkan dari kekuatan nilai kekeluargaan dan keharmonisan yang terjalin antaranggota keluarga.

“Melalui imbauan ini, PC INTI Kabupaten Asahan berharap perayaan Imlek tetap membawa energi positif, keberkahan, dan keharmonisan, sekaligus tidak menimbulkan beban sosial maupun ekonomi di tengah masyarakat,” kata Bustami.

Imlek 2026 Tahun Kuda Api kali ini juga diharapkan menjadi momentum refleksi diri dan pembaruan harapan.

PC INTI mengajak masyarakat menjadikan pergantian shio sebagai waktu untuk memperbanyak doa, introspeksi, serta menanamkan semangat baru demi kehidupan yang lebih baik, damai, dan sejahtera di masa mendatang.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan