Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Bupati Deli Serdang Resmikan Alun-Alun Tanjung Morawa, Wajah Baru Ruang Publik Masyarakat

Bupati Deli Serdang Resmikan Alun-Alun Tanjung Morawa, Wajah Baru Ruang Publik Masyarakat

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, meresmikan Alun-Alun Kecamatan Tanjung Morawa yang berlokasi di Jalan Sultan Serdang, Desa Buntu Bedimbar, Rabu (4/2/2026). Peresmian dilakukan bersama Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo.

Dibaca Juga : Hakim Vonis 20 Tahun Penjara Terdakwa Pembunuhan dan Pencurian di Medan Helvetia

Alun-alun tersebut merupakan salah satu dari lima alun-alun kecamatan yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang sepanjang tahun 2025. Empat alun-alun lainnya berada di Kecamatan Percut Sei Tuan, Batang Kuis, Galang, dan Pancur Batu.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan alun-alun bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga upaya menciptakan ruang publik yang dapat meningkatkan interaksi sosial masyarakat.

“Harapannya, alun-alun ini dapat menciptakan pola baru dalam kehidupan masyarakat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga,” ujar Bupati.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan positif, seperti olahraga, rekreasi keluarga, serta aktivitas ekonomi yang tertib dan tetap menjaga fasilitas umum.

Bupati juga mengajak masyarakat memanfaatkan alun-alun sebagai ruang berkumpul bersama keluarga, menilai kehadiran alun-alun sebagai sarana mempererat kebersamaan warga.

“Masyarakat dipersilakan memanfaatkan alun-alun ini untuk berbagai kegiatan, selama tetap menjaga ketertiban dan tidak merusak fasilitas yang ada,” katanya.

Selain itu, Bupati mendorong pengembangan aktivitas ekonomi kreatif melalui konsep lapak atau dagangan bersifat sementara dan mudah dibongkar pasang, sehingga tidak mengganggu fungsi ruang terbuka hijau.

Terkait pemanfaatan selama bulan Ramadan, Bupati mengingatkan agar kegiatan seperti pasar Ramadan tetap memperhatikan kondisi lingkungan, khususnya taman dan rumput, serta diatur secara tertib. Untuk kegiatan hiburan, Bupati menyarankan agar ditempatkan pada zona khusus dan menyesuaikan dengan nuansa bulan suci.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan pembangunan alun-alun merupakan bagian dari program pemerintah daerah yang telah direncanakan sejak 2024, yakni menghadirkan ruang publik sebagai sarana interaksi sosial masyarakat.

“Saat ini telah terbangun lima alun-alun di lima kecamatan. Tahun ini direncanakan pembangunan tiga alun-alun tambahan di Kecamatan Pagar Merbau, Sunggal, dan Hamparan Perak,” ungkapnya.

Dibaca Juga : Lewat IGTS, Mahasiswa Asahan Dorong Minat Siswa SMA Melanjutkan Pendidikan Tinggi

Untuk pengelolaan, alun-alun tersebut akan diserahkan kepada pemerintah desa setempat, dengan pendanaan perawatan bersumber dari anggaran desa, termasuk dari penerimaan pajak desa. Bupati menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas publik agar dapat digunakan secara berkelanjutan.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan