Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Melemah Bukan Tanda Investor Kehilangan Kepercayaan

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Melemah Bukan Tanda Investor Kehilangan Kepercayaan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah saat ini bukanlah indikasi menurunnya kepercayaan investor terhadap pemerintah. Menurutnya, pengelolaan nilai tukar merupakan kewenangan Bank Indonesia (BI).

Dibaca Juga : Miris! 35 Persen Pekerja di Dairi Tak Digaji, Didominasi Pekerja Keluarga dan Sektor Informal

“Kalau dibilang karena kurangnya kepercayaan terhadap pemerintah, itu tidak tepat. Namun kalau saya bicara terlalu terbuka, nanti bisa membuka kelemahan orang lain,” ujar Purbaya dalam acara Indonesia Economic Summit (IES) 2026 di Shangri-La Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Secara teori, Purbaya menjelaskan, arus masuk modal (capital inflow) seharusnya mendorong penguatan rupiah. Namun faktanya, nilai tukar justru mengalami pelemahan. “Pada Oktober hingga Januari, terjadi net capital inflow. Secara teori, rupiah harusnya menguat, tapi faktanya melemah. Saya juga tidak tahu kenapa,” tambahnya.

Purbaya menekankan stabilitas nilai tukar sepenuhnya berada di bawah otoritas BI. Pelemahan rupiah saat ini bisa jadi bagian dari kebijakan moneter yang ditempuh bank sentral. “Silakan tanya ke bank sentral. Bisa jadi memang kebijakan mereka untuk sedikit melemahkan nilai tukar,” ujarnya.

Meski begitu, Menkeu memastikan tekanan rupiah belum membahayakan stabilitas ekonomi nasional. Pemerintah bersama otoritas terkait terus memantau pergerakan nilai tukar secara ketat melalui koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yang melibatkan BI, Kemenkeu, OJK, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Purbaya menambahkan, penguatan rupiah di masa depan akan sangat bergantung pada perbaikan fundamental ekonomi dan meningkatnya kepercayaan investor. “Kalau ekonomi kita membaik, modal akan masuk otomatis dan rupiah akan menguat,” ujarnya.

Dibaca Juga : Buronan Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid, Terlacak Bersembunyi di Negara ASEAN

Perdagangan sore ini, rupiah berada di level Rp16.754 per dolar AS, menguat 44 poin atau 0,26 persen dibanding perdagangan sebelumnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan