Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Upaya Antisipasi Kekeringan, Sungai di Batu Bara Dikeruk Tiga Excavator

Upaya Antisipasi Kekeringan, Sungai di Batu Bara Dikeruk Tiga Excavator

Tiga alat berat excavator dikerahkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara untuk melakukan pengerukan sedimen pasir dan pengangkatan sampah di tiga aliran sungai yang selama ini memasok air ke persawahan di tiga kecamatan, Kamis (29/1/2026).

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara, Susilawaty L. Ritonga, mengatakan sedimen pasir yang menghambat aliran air ke bendungan setidaknya mencapai sepanjang 7 kilometer di tiga sungai, yakni Sungai Dalu Dalu, Sungai Tanjung, dan Sungai Alang Tahar.

Susilawaty mengungkapkan, tingginya sedimen pasir di Bendungan Sei Manggar menyebabkan air tidak dapat masuk ke aliran Sungai Tanjung dan Sungai Alang Tahar.

Sementara itu, pada aliran Sungai Tanjung terdapat dua bendungan, yaitu Bendungan Perkotaan dan Bendungan Tanah Merah, yang berfungsi membagi air ke aliran irigasi persawahan di Kecamatan Air Putih.

Baca juga : Gotong Royong Pemkab Batu Bara dan Warga Alirkan Air Sungai ke Irigasi

Sedangkan pada aliran Sungai Alang Tahar terdapat Bendungan Simodong yang berfungsi membagi air aliran irigasi persawahan di Kecamatan Sei Suka dan Kecamatan Medang Deras.

Tidak berfungsinya aliran irigasi tersebut menyebabkan lebih dari 3.000 hektare persawahan di Kecamatan Air Putih sempat mengalami kekeringan.

“Kemarin kita bersama masyarakat petani telah bergotong royong membangun tanggul sementara untuk mengarahkan aliran air sungai menuju saluran irigasi yang mengairi areal persawahan,” ucapnya.

Meski air sudah mulai masuk ke areal persawahan di Desa Pasar Lapan dan Desa Titi Payung, Susilawaty mengatakan pengerukan sedimen pasir tetap harus dilakukan.

“Dengan pengerukan pasir dan pengangkatan sampah, air akan lancar mengalir ke bendungan dan saluran irigasi,” tuturnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan