Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Asahan melalui Proyek KPDBU

Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Asahan melalui Proyek KPDBU

Wacana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di Kabupaten Asahan, kini masuk tahap pematangan serius setelah pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Proyek strategis ini digadang-gadang akan menjadi tonggak baru pelayanan kesehatan modern di kawasan Pantai Timur Sumatera Utara (Sumut). Pertemuan yang berlangsung dari Rumah Dinas Bupati Asahan pada Sabtu (24/1/2026) menandai kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Fokus utama pembahasan adalah skema Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU), sebuah model pembiayaan yang dinilai mampu mempercepat pembangunan infrastruktur besar tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, di sela kunjungannya meninjau lokasi pembangunan secara tegas menyampaikan bahwa KPDBU merupakan instrumen strategis untuk mewujudkan fasilitas layanan publik berstandar tinggi. Menurutnya, proyek sebesar rumah sakit internasional membutuhkan perencanaan matang, kepastian regulasi, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Baca juga : Pasien Jantung Koroner Diselamatkan, RSUP H. Adam Malik Jadi Rumah Sakit Pertama Lakukan IVL di Sumut

“Jika disiapkan dengan benar, KPDBU bukan hanya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat kemandirian fiskal daerah,” ujarnya dalam arahannya kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan.

Tak hanya pemerintah, pembahasan turut melibatkan Perusahaan Perdagangan Indonesia (BUMN) dan Permata Group yang diproyeksikan sebagai mitra strategis dalam pengelolaan rumah sakit.

Pada kesempatan itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk menindaklanjuti seluruh arahan yang diberikan. Ia menyebut pembangunan rumah sakit internasional ini tidak semata soal layanan kesehatan, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi dan daya saing daerah.

“Proyek ini kami arahkan untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat Pantai Timur Sumatera Utara sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Asahan,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, rombongan melakukan kunjungan lapangan ke lokasi rencana pembangunan rumah sakit. Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan lahan sekaligus kesesuaian rencana pengembangan kawasan kesehatan terpadu.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan