Atlet Hoki Asahan Tembus Seleksi Polri dan Seleknas Asian Games 2026
Dua atlet putri asal Kabupaten Asahan kembali mengharumkan nama daerah di level nasional hingga internasional. Richa Azlia dan Tiarma Sirait, yang merupakan tulang punggung Tim Nasional (timnas) Hockey Putri Indonesia resmi mendapatkan panggilan mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri melalui jalur prestasi dari Mabes Polri.
Pemanggilan ini tidak lepas dari torehan gemilang keduanya saat memperkuat Indonesia di ajang SEA Games 2025 Thailand. Dalam kejuaraan multi event Asia Tenggara tersebut, Richa dan Tiarma berperan penting dalam mempersembahkan medali perak dan perunggu untuk Merah Putih, sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai atlet berprestasi di cabang olahraga hockey.
Tak hanya itu, prestasi keduanya juga berbuah kesempatan lain di level yang lebih tinggi. Richa Azlia dan Tiarma Sirait turut dipanggil mengikuti seleksi nasional sebagai bagian dari persiapan Timnas Hockey Indonesia menuju Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang. Panggilan ini menjadi bukti konsistensi performa dan kualitas mereka di mata federasi nasional.
Kabar membanggakan ini disambut antusias oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Asahan bersama Federasi Hockey Indonesia (FHI) Asahan. Sekretaris FHI Asahan, Yudhi Pane, mengaku bangga atas capaian dua atlet binaannya tersebut yang dinilai mampu menjadi inspirasi bagi atlet muda di daerah.
“Ini adalah kebanggaan besar bagi kami. Atlet Asahan tidak hanya mampu membawa pulang medali di ajang internasional, tetapi juga langsung mendapat perhatian dari institusi negara seperti Polri,” ujar Sekretaris KONI Asahan, Rudiansyah Ritonga, Minggu (18/1/2026).
Baca juga : Bangga! Atlet Asahan Raih Medali di Ajang Piala Gubernur Sumut 2025
Menurut Rudi, Richa dan Tiarma dikenal sebagai atlet yang disiplin, pekerja keras, dan memiliki mental juara. Meski saat ini keduanya masih berstatus sebagai mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED), prestasi yang ditorehkan sudah berada di level internasional.
“Kami sangat yakin dengan kemampuan mereka. Kualitas mereka sudah terbukti, baik di tim nasional maupun dalam setiap kejuaraan yang diikuti,” katanya.
Rudi juga berharap prestasi Richa Azlia dan Tiarma Sirait dapat menjadi pemantik semangat bagi atlet-atlet muda Asahan lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi. Ia menilai regenerasi atlet menjadi kunci agar daerah tetap memiliki wakil di panggung nasional dan internasional.
“Sebelumnya Asahan punya atlet berprestasi di cabang atletik seperti Agustina Manik, sekarang di hockey. Ke depan, kami berharap akan lahir atlet-atlet lain yang mampu meneruskan tradisi prestasi ini,” ucapnya.
Prestasi Richa Azlia dan Tiarma Sirait menjadi bukti pembinaan olahraga daerah yang berkelanjutan mampu melahirkan atlet berkelas dunia, sekaligus membuka jalan pengabdian di institusi negara melalui jalur prestasi.






