Stop Ekspansi Sawit di Tapteng, Bupati Masinton Pasaribu Tegaskan: Kita Ganti dengan Tanaman Lain
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu mengaku telah menginstruksikan perusahaan-perusahaan yang bergerak di kelapa sawit agar tidak lagi menambah areal lahan. Area perbukitan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pun hendak ditanami tanaman lainnya.
Dibaca Juga : Anggaran Dana Desa di Kabupaten Toba Turun Drastis, Ini Rincian Besarannya
Masinton mengatakan pihaknya telah menyurati perusahaan yang di Tapteng agar berhenti dalam melakukan pembukaan lahan untuk usahanya.
“Ya perusahan di Tapteng itu ada beberapa yang (bergerak di) sawit. Nah itu kita sudah minta dan kita buatkan edaran itu untuk berhenti melakukan pembukaan areal sawit dan penanaman sawit,” ujar Masinton kepada Wartawan saat ditemui di Kantor Gubernur, Medan, Senin (12/1/2026) sore.
Tidak hanya perusahaan, Masinton pun meminta masyarakat agar berhenti melakukan aktivitas serupa. “Nah kemarin ada salah satu perusahaan, dia membuka areal penanaman sawit itu langsung kita hentikan. Begitu pun dengan masyarakat agar semua aktivitas tentang sawit itu dihentikan,” katanya.
Politisi PDI Perjuangan itu pun mengatakan pihaknya akan merehabilitasi areal perbukitan di Tapteng, dengan cara menanami sejumlah tanaman produktif lainnya.
“Juga terdapat di lereng-lereng bukit perbukitan, kita akan upayakan merehabilitasi kawasan perbukitan dengan mengganti tanaman sawit dengan tanaman-tanaman produktif lainnya,” tuturnya.
Untuk merealisasikan itu, Masinton terus berkoordinasi dengan Kementerian terkait, termasuk dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara.
Dibaca Juga : Khamenei Samakan Trump dengan Firaun, Iran Diguncang Gelombang Protes Mematikan
“Itu sedang kita mintakan ke Kementerian, baik kehutanan dan lingkungan hidup, maupun Provinsi nantinya agar bisa disediakan jenis-jenis tanaman,” ucapnya.






