Sudah Sebulan Mengungsi, Warga Mulai Alami Berbagai Gangguan Kesehatan
Sejumlah pengungsi korban banjir yang tinggal di lokasi pengungsian kini mulai terserang berbagai penyakit.
Hal ini terlihat dari ramainya warga yang berobat dengan keluhan sakit demam, batuk dan pilek, gatal-gatal, kutu air, diare, maag, sakit kepala, hipertensi dan sakit gigi.
Baca Juga : Peduli Sesama, Warga Pantai Labu Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Aceh Tamiang
Pantauan di Posko Pengungsian Banjir MAN 1 Tanjungpura banyak warga mulai dari pagi hingga siang ini memeriksakan kondisi kesehatannya.
Disana mereka diberi obat oleh tenaga tim medis yang siaga di posko pengungsian.
“Tercatat sudah ada 38 pengungsi di MAN 1 Tanjungpura disini yang mulai mengeluhkan berbagai penyakit seperti diare demam dan pilek. Kondisi serupa juga dialami 42 pengungsi yang berada di Posko MTSN 1 Tanjungpura,” ucap Hijrah, warga Tanjungpura, Minggu (14/12/2025) siang.
Baca Juga : Aksi Kemanusiaan Pengusaha dan Warga Tionghoa Binjai, Donasi Ratusan Juta untuk Aceh Tamiang
Kata Hijrah, tenaga medis di posko tersebut sudah lama membuka pelayanan kesehatan yang seperti pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan penyakit, serta pemberian obat-obatan dan vitamin sesuai dengan keluhan yang dialami para pengungsi.
Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Tryo Prasojo mengatakan pihaknya akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat pengungsi, terutama di bidang kesehatan, dapat terpenuhi dengan baik hingga situasi kembali normal.
“Ini merupakan tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam,” ungkapnya.






