Analisasumut.com
Beranda AKTUAL Bus Pekerja Tambang Terjun ke Jurang di Rusia, 13 Tewas dan 20 Luka-luka

Bus Pekerja Tambang Terjun ke Jurang di Rusia, 13 Tewas dan 20 Luka-luka

Moskow – Sebuah bus yang mengangkut para pekerja tambang di wilayah Siberia, Rusia, dilaporkan terjun ke jurang pada Senin pagi waktu setempat. Insiden tragis ini menyebabkan sedikitnya 13 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka.

Menurut keterangan otoritas setempat, bus kehilangan kendali saat melintasi jalanan licin dan menurun di daerah pegunungan. Tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi kecelakaan yang sulit dijangkau. Para korban luka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat, sementara penyelidikan penyebab kecelakaan masih berlangsung. Pemerintah daerah menyatakan duka cita dan berjanji memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Baca juga : Iran Dilanda Gelombang Panas Ekstrem, Krisis Air Memburuk dan Suhu Capai 50°C

Kecelakaan tragis terjadi di wilayah Yakutia, Rusia timur jauh, ketika sebuah bus yang mengangkut para pekerja tambang terjun ke jurang, Senin (21/7/2025) dini hari. Pihak berwenang mengonfirmasi 13 orang meninggal dunia dan 20 lainnya mengalami luka-luka.

Menurut laporan otoritas setempat, pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraan, menyebabkan bus keluar dari jalur dan jatuh ke jurang sedalam sekitar 25 meter.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 03.20 waktu setempat, di jalan menuju pabrik tambang Denisovsky Mining and Processing Plant, yang dikenal sebagai fasilitas penambangan dan pengolahan batu bara.

Kementerian Dalam Negeri merilis foto kondisi pasca kecelakaan yang memperlihatkan bus dalam posisi terbalik di dekat genangan air berlumpur, dengan roda menghadap ke atas. Foto lainnya menunjukkan pagar pengaman jalan yang tampak rusak berat di lokasi kejadian.

Pihak berwenang telah membuka penyelidikan atas dugaan kelalaian yang berujung pada insiden ini. Kecelakaan di sektor industri bukan hal baru di Rusia, yang sering dikaitkan dengan lemahnya standar keselamatan kerja.

Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, pemerintah daerah menetapkan hari berkabung, Selasa (22/7/2025). 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan