DPRD Sumut Minta Pemprov Percepat Pembangunan Rendah Karbon
DPRD Sumatera Utara (Sumut) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut lebih serius mengembangkan strategi pembangunan rendah karbon demi mengatasi masalah iklim.
Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto, menilai konsep pembangunan rendah karbon bisa diimplementasikan secara efektif di berbagai sektor, termasuk energi, transportasi, dan industri.
“Pemprov Sumut harus mengambil tindakan konkrit dalam mengurangi emisi karbon sesuai target yang telah ditetapkan gubernur. Yaitu penurunan emisi nasional,” ujarnya, Jumat (13/6/2025).
Politisi PDI Perjuangan tersebut melanjutkan, program yang penting misalnya transisi ke sumber energi terbarukan, sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan, serta praktik industri yang berorientasi pada keberlanjutan.
“Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau,” ucapnya.
Baca juga : Wujudkan Transportasi Publik Rendah Karbon, Pemprovsu – FCDO Gelar Pelatihan Modeling Emisi
Masih kata Sutarto, “tanpa sinergi, langkah ini sulit diwujudkan. Oleh karena itu, regulasi yang memudahkan investasi hijau menjadi sangat penting.”
Sutarto menyampaikan, selain kebijakan dan regulasi, edukasi masyarakat menjadi salah satu elemen kunci menghadapi perubahan iklim.
“Ketika masyarakat memahami dan ikut berkontribusi, perubahan besar dapat terwujud. Ini bisa dimulai dari diri kita dan keluarga,” ujarnya.
Sutarto menyadari adanya tantangan besar dalam pengembangan pembangunan rendah karbon, termasuk keterbatasan infrastruktur, pendanaan, dan rendahnya kesadaran masyarakat.
“Pemerintah harus memperkuat kebijakan yang mendorong industri beralih ke teknologi hijau, sekaligus menerapkan regulasi yang lebih tegas bagi perusahaan yang merusak lingkungan,” ucapnya.






