21 Atlet Tewas dalam Kecelakaan Bus di Nigeria
Sebuah kecelakaan tragis terjadi di negara bagian Kano, Nigeria, pada Sabtu (31/5/2025), ketika sebuah bus yang membawa rombongan atlet dari Festival Olahraga Nasional Nigeria mengalami kecelakaan dan terjun dari Jembatan Chiromawa di jalan tol Kano-Zaria. Akibat insiden ini, setidaknya 22 orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Bus tersebut mengangkut lebih dari 30 penumpang, termasuk atlet, pelatih, dan pejabat olahraga yang mewakili negara bagian Kano dalam festival olahraga dua tahunan yang diadakan di negara bagian Ogun. Menurut Gubernur Kano, Abba Kabir Yusuf, penyebab kecelakaan belum diketahui secara pasti, namun diduga sopir kehilangan kendali atas kendaraan.
Sebagai bentuk belasungkawa, Gubernur Yusuf menetapkan hari Senin sebagai hari berkabung di seluruh negara bagian Kano. Wakil Gubernur Aminu Gwarzo mengumumkan bahwa keluarga korban akan menerima bantuan sebesar 1 juta naira (sekitar Rp10 juta) serta paket bahan makanan.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas fatal di Nigeria, yang sering kali disebabkan oleh infrastruktur jalan yang buruk dan lemahnya penegakan hukum lalu lintas.
Baca juga : Gagal Lolos Jalur Domisili, Puluhan Siswa di Simalungun Terancam Tak Bisa Sekolah
Sebuah bus yang membawa para atlet mengalami kecelakaan tragis di jalan raya Nigeria, mengakibatkan 21 orang meninggal dunia.
Dilansir AFP, Minggu (1/6/2026), para korban adalah atlet yang baru saja kembali dari ajang Festival Olahraga Nasional ke-22. Insiden maut ini terjadi karena dugaan kecepatan tinggi dan kelelahan pengemudi setelah perjalanan panjang tanpa henti.
“Kecelakaan pada sore hari itu, yang tidak melibatkan kendaraan lain, kemungkinan disebabkan oleh kelelahan dan kecepatan berlebihan setelah menempuh perjalanan semalaman,” ungkap otoritas setempat, Federal Road Safety Corps (FRSC), dalam pernyataan resminya.
Bus tersebut sedang dalam perjalanan kembali ke Kano, wilayah utara Nigeria, setelah mengikuti turnamen olahraga nasional yang diselenggarakan di Negara Bagian Ogun, sekitar 1.000 kilometer di selatan.
Festival Olahraga Nasional ke-22 menampilkan berbagai cabang olahraga, mulai dari bola basket kursi roda hingga gulat tradisional Afrika Barat.
Presiden Nigeria, Bola Tinubu, sebelumnya menyatakan bahwa ajang ini mencerminkan “persatuan, kekuatan, dan ketahanan yang mendefinisikan kita sebagai sebuah bangsa.”
Kecelakaan lalu lintas memang menjadi masalah serius di Nigeria. Kondisi jalan yang buruk dan seringnya pengabaian terhadap aturan lalu lintas menjadi penyebab utama tingginya angka kecelakaan.
Menurut data FRSC, pada tahun lalu tercatat 9.570 kasus kecelakaan lalu lintas di Nigeria, yang menyebabkan 5.421 orang meninggal dunia.






