64 Warga Deli Serdang Korban Bencana Terima Bantuan Rp30 Juta untuk Perbaikan Rumah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menerima bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi dari pemerintah pusat senilai sekitar Rp1,1 miliar.
Dibaca Juga : Resmi Dilantik, Pengurus PAC PWKI Kota Binjai Masa Bakti 2026–2031 Siap Perkuat Peran Perempuan
Bantuan tersebut diserahkan Tenaga Ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Brigjen TNI Erwansyah, bersama Dewan Pengarah BNPB Victor Rembeth, dan diterima Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, di Aula Cendana Lantai I Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat (13/2/2026).
Lom Lom mengatakan menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan pemerintah pusat kepada masyarakat terdampak bencana di Deli Serdang.
“Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Pemkab Deli Serdang telah mengusulkan rumah rusak ringan sebanyak 69 unit, rusak sedang lima unit dan rusak berat delapan unit,” ujarnya.
Dari total bantuan sekitar Rp1,1 miliar tersebut, diperuntukkan bagi 64 unit rumah rusak ringan dan lima unit rumah rusak sedang. Ia mengimbau masyarakat penerima manfaat agar menggunakan dana stimulan sesuai peruntukan sehingga rumah yang terdampak dapat kembali ditempati secara layak.
“Saya berharap bantuan ini dimanfaatkan dan dimaksimalkan untuk perbaikan rumah masing-masing, sehingga rumah dapat ditempati kembali secara layak,” katanya.
Pemkab Deli Serdang, lanjutnya, akan melakukan pemantauan dan pengawasan penggunaan dana bantuan tersebut agar tepat sasaran dan sesuai ketentuan. “Kami akan memantau agar dana yang diberikan betul-betul digunakan untuk perbaikan rumah. Pemerintah akan mengawasi agar bantuan ini tepat guna,” ucapnya.
Dibaca Juga : Optimalisasi Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Toba Jemput Bola ke Kecamatan Nassau
Melalui penyerahan bantuan stimulan tersebut, pemerintah pusat bersama Pemkab Deli Serdang berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan lebih cepat, sehingga masyarakat terdampak dapat kembali beraktivitas secara normal dengan hunian yang aman dan layak.






